Master In-Company Trainer Training (Master In-CT) merupakan program pengembangan kapasitas tingkat lanjut yang dirancang untuk membentuk pelatih utama (master trainer) dalam sistem pembelajaran berbasis kerja di industri.
Program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan melatih, tetapi juga pada kapasitas strategis dalam merancang, mengelola, mengevaluasi, dan mengembangkan sistem pelatihan vokasi di perusahaan secara berkelanjutan.
Master In-CT merupakan program elit yang bersifat sangat selektif.
Hanya peserta terpilih dari program In-Company Trainer (InCT)
yang memenuhi kriteria tertentu yang dapat mengikuti pelatihan ini.
Telah lulus pelatihan In-Company Trainer (AdAIB) dengan nilai yang memuaskan
Memiliki pengalaman sebagai trainer di industri
Menunjukkan kinerja dan kompetensi unggul
Direkomendasikan oleh perusahaan atau institusi
Hal ini memastikan bahwa peserta merupakan trainer terbaik yang siap naik ke level sistem dan leadership
Program ini dikembangkan berdasarkan:
ASEAN Framework untuk Pelatih Tempat Kerja
Yang berakar pada standar Jerman:
AEVO (Ausbilder-Eignungsverordnung)
AdAIB (Ausbildung der Ausbilder International – Basis)
Kurikulum juga telah disesuaikan dengan konteks Indonesia serta kebutuhan industri nasional.
Program dirancang intensif, terstruktur, dan berbasis asesmen kompetensi:
5 hari pelatihan intensif
1 hari persiapan ujian
2 hari ujian / asesmen kompetensi
Total pengalaman belajar:
Teori
Praktik
Micro teaching
Assessment
Pelatihan terdiri dari 4 modul utama yang mencakup seluruh siklus pelatihan vokasi:
Fokus pada kesiapan sistem:
Landasan hukum pendidikan vokasi
Analisis biaya dan manfaat bagi industri
Kelayakan perusahaan dan trainer
Identifikasi aktor dalam ekosistem vokasi
Trainer mulai berpikir bukan hanya mengajar, tapi membangun sistem
Fokus pada perencanaan strategis:
Pemetaan kompetensi (job breakdown analysis)
Analisis kesenjangan kompetensi
Training needs analysis (organisasi, tugas,individu)
Penyusunan rencana pelatihan vokasi
Pengelolaan kemitraan dan PKS
Transformasi: dari trainer menjadi instructional designer
Fokus pada andragogi (pembelajaran orang dewasa) tingkat lanjut:
Pembelajaran berbasis tindakan (action-oriented learning)
Teori belajar dan pembelajaran orang dewasa
Desain pembelajaran (SMART learning objectives)
Metode fasilitasi:
presentasi
kerja kelompok
role play
Pengelolaan dinamika kelompok
Evaluasi dan asesmen kompetensi
Ini inti: trainer → facilitator → learning architect
Fokus pada quality assurance:
Evaluasi pelatihan secara menyeluruh
Penyusunan rekomendasi perbaikan
Persiapan peserta menghadapi ujian
Penguatan sistem pelatihan berkelanjutan
Output: trainer → system improver
Program menggunakan pendekatan:
Experiential learning
Case-based & problem-based learning
Micro teaching & portfolio-based assessment
Peer learning dan refleksi
Berdasarkan rundown, metode yang digunakan mencakup:
Lulusan Master In-CT mampu:
Merancang sistem pelatihan berbasis kompetensi
Mengembangkan kurikulum berbasis industri
Melatih dan membimbing In-Company Trainer lain
Melakukan evaluasi dan quality assurance pelatihan
Menjadi penggerak implementasi sistem vokasi ganda
Master In-CT berperan sebagai:
Lead Trainer di perusahaan
Supervisor dan coach bagi InCT
Designer sistem pelatihan internal
Quality assurer dari pelatihan vokasi
Agent of change dalam transformasi SDM industri
Modul 1 dan 2
Modul 3 dan 4